Kamis, 16 November 2017

(LAST PART) Siapa aku sebenarnya?








SIAPAKAH AKU SEBENARNYA?

Buat yang belum membaca part-part sebelumnya bisa klik di link ini

Setelah membaca semuanya, jadi SIAPAKAH AKU SEBENARNYA? Setiap kita adalah unik, memiliki beberapa kecenderungan yang lebih dominan dari yang lain sehingga membuat kita menjadi berbeda. Baik itu pola pikir, cara bersemangat sampai ke gaya hidup. Pada artikel ini akan merupakan kesimpulan dari apa yang telah dipelajari pada part-part sebelumnya.

Kecenderungan dari 8 sifat tersebut kita semua miliki dalam diri kita, namun ada sifat lebih dominan. Itulah yang sering keluar dari dalam diri dan menunjukan ke orang-orang sekitar “itulah saya”. Saya adalah orang yang periang, suka ngaret dan sebagainya. Saya adalah orang yang suka jalan-jalan, suka shopping dan suka berkhayal. Saya adalah orang yang suka membaca buku, diam di rumah dan melakukan perencanaan didalam kehidupan saya. 

Ya, siapapun kamu setelah membaca ini. MBTI bukanlah cara kita melakukan labeling terhadap diri kita sendiri. Jadi tidak bisa beralasan seperti ini, ah saya kan orangnya terencana (judging) jadi saya tidak bisa tuh tugas-tugas yang spontan (perceiving) atau misalnya ah saya kan orangnya introvert maka saya tidak bisa bergabung dengan orang-orang ektrovert. Jika berpikiran seperti itu, stoplah! Orang-orang yang melakukan labeling seperti itu adalah orang-orang yang sebenarnya tidak mau berkembang namun mencari-cari alasan dengan segala kekurangannya.

Setiap kecenderungan memiliki kelebihan dan juga kekurangan, namun tujuan dari kita belajar ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah kita dalam bekerjasama dan seberapa efektifkah kita berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita. Tentu saja, orang-orang sekitar kita memiliki keunikan dan kecenderungan yang mungkin sama dan mungkin berbeda dengan kita.

Inilah beberapa keunggulan masing-masing kecenderungan yang bisa kita berdayakan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalin kerjasama:

Ekstrovert
1. Action-oriented
2. Menikmati berhubungan dengan banyak orang
3. Mengembangkan ide melalui diskusi

Introvert
1. Penuh konsentrasi dan fokus
2. Mengembangkan ide melalui membaca dan perenungan
3. Mampu bekerja sendiri

Sensing
1. Fokus pada topik yang sekarang
2. Menyediakan perspektif yang realistis dan praktis
3. Mengerjakan sesuatu dengan standar yang sempurna

Intuition
1. Penuh insipirasi, inovasi, imajinatif dan ide unik
2. Mampu memecahkan masalah baru dan kompleks
3. Bagus dalam penyusunan konsep dan visi jangka panjang

Thinking
1. Menggunakan analisa logis untuk memahami
2. Menerapkan prinsip dengan konsisten
3. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur

Feeling
1. Fokus pada interaksi manusia (humanity)
2. Menginginkan harmoni dan saling mendukung antar rekan
3. Empatik dan bagus dalam memelihara hubungan

Judging
1. Ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu
2. Merasa terbantu dengan adanya struktur dan jadwal
3. Bagus dalam penjadwalan, perencanaan step by step dan penetapan struktur

Perceiving
1. Spontan dan fleksibel
2. Terbuka dengan kemungkinan baru
3. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak

Sehingga dengan lebih menyadari kelebihan masing-masing, tujuan dari MBTI ini adalah untuk melakukan pengembangan diri dan mempermudah dalam kolaborasi antarsesama kita. Tentu saja ilmu didapatkan dari membaca.

So buat teman-teman yang mau belajar lebih lengkap bisa langsung baca buku referensinya. Tetap membaca di www.rubenandrianto.com . Masih akan ada lagi buku-buku yang akan dibedah dan sama-sama belajar disini. Semoga bermanfaat, budayakan comment dan share

Sumber : Mastering People Skill with MBTI  Edited & Composed by Josua Iwan Wahyudi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar